Rabu, 22 Juli 2009

Ev, JULIUS, SE






Minggu, 12 Juli 2009

Sdr. ALDONIUS (MAHASISWA)

IBADAH PEMUDA
GEREJA BETHEL INDONESIA
Penggembalaan: Pdt.SYAIFUL HAMZAH, S.Th


By: Adonius Duha Mahasiswa STT “Soteria” Purwokerto

HIDUP ADALAH
SEBUAH KESEMPATAN

(PENGKHOTBAH 9:1-10)

Hidup adalah sebuah kesempatan. Apabila kematian menjemput seseorang, maka cerita tetntang orang tersebut berakhir. Itu sebabnya selama kita masih hidup, hendaknya marilah kita mempergunakan setiap kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya supaya kita menjadi orang yang berhasil dan di berkati Tuhan. Ada tiga hal yang perlu kita renungkan pada malam hari ini, agar kita di berkati oleh Tuhan, yaitu:

1. HIDUP MANUSIA ADA DI TANGAN TUHAN (AYAT 1)
Hidup manusia ini semuanya berada dalam tangan Tuhan, bukan berada dalam tangan seorang penguasa dunia (presiden, paus, dan pejabat tiunggi lainnya), dan hal ini disaksikan oleh Alkitab bahwa segala sesuatu itu berada dalam tangan Tuhan. Oleh karena itu siapapun kita punya kesemmpatan atau peluang untuk berhasil, walupun dari latar belakang yang berbeda-beda dan tidak memandang suku mana, bangsa mana, namun satu hal ynag perlu kita ingat adalah jika hidup kita ada dalam tangan Tuhan, maka keberhasilan itu akan menjadi milik kita. Ingat hidup kita ini (hari ini maupun masa depan kita) tidak bergantung pada siapapun di bumi ini, karena Allah yang merancang hidup kita. Sebagai orang percaya, rancangan yang Tuhan berikan kepada kita adalag rancangan untuk kebaikan. (yer 29:11; maz 24-24)

2. HIDUP MANUSIA SAMA DI HADPAN ALLAH (AYAT 2-5)
Sebenarnya di hadapan Allah keberadaan manusia sama. Tuhan tidak pernah mengistimewakan seseorang. Karena masing-masing kita di berikan kesempatan yang sama untuk menikmati berkatn-Nya yang telah Ia sediakan bagi kita di bumi ini. Namun , kalau kita melihat pada kenyataanya sekarang ini, mengapa ada yang gagal maupun yang berhasil dalam menjalani kehidupan ini? Apakah saodara pernah berpikir tentang hal ini? Ingat Tuhan tidak pernah memberikan kita kegagalan, sebab kegagalan adalah orang-orang yang tidak mau bangkit dan malas. Kegagalan beberapa orang dalam hidup ini adalah karena mereka tidak bisa membawa diri. Hidup mereka penuh dengan kebencian, iri, dengkki, sehingga menutup diri terhadap orang lain.

3. HIDUP KITA AKAN BERHASIL JIKA KITA SUNGGUH-SUNGGUH MENEKUNI APA YG KITA KERJAKAN (AYAT 10)
Selagi kita masih hidup, marilah kita menggunakan setiap kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Dan dalam melakukan segala sesuatu harus melakukannya dengan sekuat tenaga, serius, disiplin dan taat, tapi yang menjadi pertanyaanya bagi kita apakah cukup dengan melakukan hal itu? Saya katakan tidak saudara orang yang berhasil itu kuncinya adalah takut akan Tuhan dan dalam melakukan segala sesuatu atau pekerjaan harus melakukannya seperti untuk Tuhan yang penuh dengan keyakinan dan kesungguhan, sebab banyak orang yang tidak sungguh-sungguh sehingga mereka gagal.

Aplikasi: selama kita masih hidup marilah kita mempergunakan setiap kesempatan yang ada dengan sungguh-sungguh, karena peluang untuk berhasil diberikan oleh Allah kepada setiap orang, jika kita mau menggunakannya. Ingat kegagalan atau keberhasilan merupakan pilihan saudara.

J GOD BLESS U ALL, JESUS LOVE U & ME J






Senin, 08 Juni 2009

IBADAH PEMUDA Penggembalaan: Pdt. Syaiful Hamzah, S.Th

Bertempat di Pastori:
JL. Plumpang Semper No. 22. RT.10/04
Rawabadak Selatan Koja. Jakarta Utara
(Depan Cottage Cempaka)
Telp. 021 91021410

Pengkotbah: Sdr. Apris Yober Yefa
( Ketua Komisi Pemuda dan Anak )

MC: Sdr. Aldo Dhuha
Pemusik: Sdr. Darius

























Kamis, 28 Mei 2009

Suasana Ibadah Pemuda GBI JPS 22 Penggembalaan: Pdt.Syaiful Hamzah, S.Th

IBADAH PEMUDA TANGGAL 24 MEI 2009

BY: PDT. SELVRI SARAYA

PEMUDA GEREJA YANG DISUKAI

(I SAMUEL 2:26)


Dengan hidup di zaman yang serba cepat ini, tidaklah gampang, karena kita akan kita akan diperhadapakan dengan berbagai macam problem dan kesulitan hidup. Tantangan-tantangan hidup ini seringkali membuat kita jatuh hal ini khisusunya di alami oleh kaum muda, karena mereka tidak mampu untuk bertahan akhirny6a seringkali membaut mereka masuk dalam lingkaran setan jatuh dalam pemakaian narkoba, alcohol dan yang lebih parahnya lagi melakukan hubungan intim sebelum menikah (freesex). Dan hal-hal seprti ini bukan sesuatu hal yang baru lagi dan bahkan sudah masuk dalam komunitas pemuda-pemudi di gereja, hal ini disebabkan karena kurang yakin dan tidak berpegang teguh kepeada Tuhan. Oleh karena itu kita sebagai pemuda gereja seharusnya menampilkan apa yang disukai oleh orang lain (bukan kekayaan, kegantengan dan kecantikan kita), tetapi takut akan Tuhan. Ada tiga hal yang perlu kita pelajari agar disukaioleh orang lain:

1. MENJADI TELADAN
Kita sebagai pemuda gereja, kkita harus bisa menampilkan sikap kita yang dapat menjadi panutan bagi generasi kita, dan bukan sebaliknya. Kalau kita ingin menjadi orang yang disukai oleh orang lain, maka sikap yang perlu kita terapkan adalah menjadi teladan bagi mereka, walaupun kita juga mengalami berbagai tantangan dan persoalan hidup. Pertanyaannya sekarang bagaimana cara kita agar bisa menjadi panutan dan dapat memberikan teladan yang baik? Yaitu: kita harus menunjukkan jati diri kita kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan khusunya dalam perkataan, tingkah laku, dan di dalan tutur kata kita (I Timotius 4:12)

2. MENJADI ORANG YANG DAPAT DIPERCAYA
Orang yang dapat yang dapat dipercaya, bisanya secara otomatis orang-orang disekitar akan senang kepada orang tersebut. Nah bagaimana dengan sebagai pemuda gerea apakah kita bisa menjadi orang yang layak dipercaya di manapun kita berada? Orang yang dapat dipercaya adalah orang yang jujur dalam hidupnya (Amsal 28:20), orang yang dapat dipercaya pasti akan mendapatkan banyak berkat. Kalau ingin menjadi orang yang dipercaya kita harus bisa melangkah pasti dalam Tuhan agar kita mempunyai masa depan yang cerah dan yang baik.

3. MENJADI ORANG YANG RAJIN
Orang rajin pasti akan disukai oleh banyak orang, oleh itukita harus menjadi orang rajin dan tidak boleh malas apalagi dengan menyia-yiakan waktu dengan hal-hal yang sia-sia. Menjadi orang harus dimulai dari diri sendiri dengan cara harus rajin membaca Firman Tuhan, berdoa, bekerja (bertanggung jawab dalam pekerjaan Tuhan) dan rajin melayani dalam pekerjaan Tuhan tanpa bersungut-sungut (Yoh 2:1-11)

APLIKASI: Kalau kita ingin menjadi pemuda gereja yang disukai oleh banyak orang, maka kita harus bisa menjadi teladan bagi orang-orang yang ada disekeliling kita khususnya bagi generasi kita sekarang ini yang tidak mengenal Tuhan. Dan selanjutnya harus bisa menjadi orang yang dipercaya dan dimanapun kita berada, menjadi orang yang rajin bukan pemalas.















































Pengkotbah: Pdt. SELVI SARAYAR (GPdI)
Pemimpin Pujian: Ev. APRIS YOBER TEFA
Pemusik: Sdr. DARIUS METEW

STRUKTUR ORGANISASI PEMUDA
KPA (Ketua Komisi Pemuda dan Anak) : Sdr. Apris Yober Tefa
Ketua Pemuda : Sdri. Ferianita Lase
Sekretaris : Sdri. Teti Magdalena Gea
Bendahara : Sdri. Wati Gea